BAB 8 Laporan Inventori

 BAB 8 LAPORAN INVENTORI


Di dunia bisnis atau bahkan dalam kehidupan rumah tangga, mengetahui bagaimana kondisi inventori adalah sesuatu yang sangat penting, Dengan mengetahui inventori, Kita bisa tahu berapa “kekayaan” sebenarnya dari sebuah bisnis di lokasi atau gudang tertentu.


8.1 Inventori Suku Cadang


Berikut ini contoh step by step pembuatan inventori suku cadang yang prinsipnya dapat digunakan untuk mencatatkan komponen produk apapun juga.

  1. Buat title untuk tabel inventori ini, nama perusahaan, serta tanggal pencatatan inventor ini.

Gambar 8.1 Pembuatan title untuk tabel inventori

  1. Tabel inventori ini akan dibuat dalam dua kelompok dalam satu tabel. Karena itu pertama buat dulu sisi yang kiri.

Gambar 8.2 Pembuatan sisi kiri dengan empat kolom, Nomor part, jumlah, harga dan total

  1. Salin sisi kiri ini dengan memilih semuanya, kemudian klik kanan dan pilih menu Copy.

Gambar 8.3 Menyalin tabel sisi kiri dengan klik pada menu Copy

  1. Kemudian letakkan di sisi kanannya dengan klik kanan dan pilih Paste.

Gambar 8.4 Klik kanan dan pilih Paste untuk menempelkan ke sisi kanannya

  1. Beri tambahan TOTAL untuk menambahkan keseluruhan nilai inventori nantinya. Tampilan menjadi seperti berikut ini : 

Gambar 8.5 Tampilan  nilai tabel inventori sudah dua sisi

  1. Anda bisa memasukkan nomor part di sisi kiri.

Gambar 8.6 Memasukkan nomor part di sisi kiri

  1. Dilanjutkan dengan memasukkan nomor part di sisi kanan. Anda bisa menambahkan jumlah baris sesuai jumlah part atau produk yang ada di gudang.

Gambar 8.7 Memasukkan nomor part di kiri dan kanan

  1. Isikan jumlah masing-masing part atau produk di kolom jumlah.

Gambar 8.8 Mengisikan jumlah part

  1. Kemudian isikan harga yang menjelaskan harga dari masing-masing produk atau part Anda.

Gambar 8.9 Mengisikan harga dari part atau produk

  1. Untuk kolom Harga, format dengan pemformatan uang dengan klik pada Rp Indonesia di tab Home.

Gambar 8.10 Memformat kolom harga dengan RP Indonesia

  1. Hasilnya, kolom harga akan memiliki tanda Rupiah seperti berikut ini : 

Gambar 8.11 Kolom harga memiliki tanda Rupiah

  1. Dengan cara yang sama, kolom TOTAL juga bisa diberi pemformatan Rp Indonesian.

Gambar 8.12 Pemformatan kolom TOTAL dengan Rp Indonesian

  1. Hitung nilai total dari produk dengan mengalikan Harga dengan Jumlah. Anda bisa menggunakan formula di sini.

Gambar 8.13 Formula untuk menambahkan produk dengan jumlah

  1. Kemudian salin formula TOTAL ini ke bawah.

Gambar 8.14 Penyalinan formula total untuk sisi kiri

  1. Untuk sisi kanan, caranya sama, hitung nilai total produk dengan mengalikakn jumlah dan harga.

Gambar 8.15 Menghitung nilai total produk dengan mengalikan harga dengan jumlah

  1. Salin fungsi ini ke bawah juga.

Gambar 8.16 Penyalinan fungsi ke bawah

  1. Hitung sub total untuk fungsi kiri, yaitu menggunakan SUM untuk menghitung nilai total dari kolom TOTAL.

Gambar 8.17 Menghitung sub total untuk kolom kiri

  1. Hitung juga nilai Sub TOTAL untuk bagian kanan.

Gambar 8.18 Perhitungan Sub Total untuk bagian kanan

  1. Hitung nilai keseluruhan dari inventor ini dengan menjumlahkan Sub TOTAL sebelah kiri dengan Sub TOTAL bagian kanan sehingga diperoleh nilai total keseluruhan dari stok inventori yang ada.

Gambar 8.19 Pembuatan fungsi untuk nilai TOTAL keseluruhan

  1. Maka nilai total dari semua produk yang ada di inventori akan terlihat di sel TOTAL.

Gambar 8.20 Hasil akhir pembuatan inventori


8.2 Home Inventory


Inventori tidak melulu untuk perusahaan. Kadang kala Anda ingin juga menghitung inventori di rumah. Berikut ini contoh membuat tabel untuk menghitung inventori di rumah : 

  1. Buat title inventori, tanggal dan alamat rumah Anda.

  2. Buat beberapa kolom, seperti Lokasi, Deskripsi, Tanggal, Dimana, Garansi, Harga, Kondisi, Estimasi Nilai, Model, Serial, Catatan dan Foto. Anda bisa menghapus sebagian tabel kalau tidak diperlukan.

Gambar 8.21 Menghapus sebagian tabel apabila tidak diperlukan

  1. Isikan lokasi-lokasi yang ada di rumah pada kolom Lokasi.

Gambar 8.22 Pengisian lokasi-lokasi yang ada di rumah

  1. Isikan barang-barang yang ada di tiap-tiap lokasi dengan mengisikan di kolom Deskripsi.

Gambar 8.23 Pengisian nama-nama barang di kolom Deskripsi

  1. Tentukan kapan tanggal Anda membeli barang-barang tersebut (jika diperlukan).

Gambar 8.24 Penentuan kapan membeli barang-barang

  1. Masukkan tempat membeli barang-barang di kolom Dimana.

Gambar 8.25 Memasukkan tempat membeli barang-barang

  1. Kalau barang tersebut ada garansinya, isikan di kolom Garansi.

Gambar 8.26 Pengisian garansi di kolom Garansi

  1. Masukkan harga awal (beli) dari barang tersebut.

Gambar 8.27 Memasukkan harga awal (beli) dari barang

  1. Kemudian masukkan estimasi nilai sekarang, Anda bisa menggunakan rasio tertentu.

Gambar 8.28 Menentukan nilai estimasi barang sekarang

  1. Di kolom lainnya, Anda bisa memasukkan Model, nomor seri, catatan dan foto jika diperlukan.

Gambar 8.29 Memasukkan informasi lain dari inventori di rumah

  1. Maka tampilan sementara tabel terlihat seperti berikut ini : 

Gambar 8.30 Tampilan sementara dari tabel


Hasil Excel Inventory Suku Cadang


Hasil Excel Home Inventory

Posting Komentar

0 Komentar